Showing posts with label kelas. Show all posts
Showing posts with label kelas. Show all posts

21 June 2024

Kelas Online dengan Mba Indah

Day 20

Semalam ada kelas via Zoom, bagian dari kelas 30 DWC. Kelas tentang menulis sudah tidak asing bagiku, tapi yang satu ini cukup spesial karena pematerinya.

Narasumber semalam adalah Mba Nurindah atau yang akrab disapa Mba Indah. Mba Indah adalah seorang psikolog, pendiri XBrasi, dan juga penulis buku nonfiksi. Bagiku sendiri, Mba Indah adalah seorang mentor menulis.

Pertama kali dimentori oleh Mba Indah ketika program dari Rumah Belajar Menulis IP Jakarta, namanya Solo-book Bootcamp (RBM SBC) kalau tidak salah. Itu di pertengahan tahun 2021. Aku senang sekali bisa mengikuti program RBM itu. Walaupun lumayan deg-degan pas tahu mentor nonfiksinya adalah Mba Indah. 

Alhamdulillah, Mba Indah lihai sekali dalam memberi kritik dan saran yang konstruktif. Tidak membuat kita down, apalagi aku yang masih newbie dalam menulis buku solo. Kebetulan juga tema tulisanku bersinggungan dengan psikologi lah gitu, jadi makin yakin kalau dimentori sama Mba Indah yang seorang psikolog.

Dua tahun berselang setelah program RBM SBC selesai, naskah yang kutulis itu kuedit sesuai saran mentor, lalu kudaftarkan ke Editor’s Clinic GPU, dan ternyata lolos! Baru beberapa hari yang lalu aku mengirimkan naskah lengkapnya ke editor. Semoga ada kabar baik. Aamiin.

Jadi, ketika semalam ada kelas Zoom, aku berusaha ikut karena ingin mendengar materi dari Mba Indah, dan memang materinya sangat menampar diri ini. Jadi begini, dari kelas bertajuk “Mengubah Kontemplasi Menjadi Tulisan Berisi” itu aku seakan ditegur bahwa sebuah tulisan itu hendaknya melalui proses berpikir, dianalisis, sehingga menghasilkan pesan yang berfaidah, bermakna. Jangan hanya sekadar curhat tanpa ada pemikiran atau perenungan apa-apa. 

Ini kalau ingin menaikkan nilai atau kualitas tulisan. Kalaupun menulis hanya untuk curhat yaa tidak masalah juga, hanya saja rasanya jadi pembaca kurang mendapat pesan dari sana. Kecuali kalau pembaca mau berkontemplasi sendiri. Hehe.


#30DWCJilid46

#30DWC

#Day20

Share:

20 May 2020

Ini Empat Tipe Kelas Daring, Mana Favoritmu?

Sejak Covid-19 mewabah, dan masyarakat diminta #dirumahaja, kelas-kelas daring mulai menjamur.

Nah, dari pengamatan saya, kelas daring ini juga bermacam-macam. Jika dilihat dari durasi kelas, maka kelas daring bisa dikelompokkan menjadi setidaknya empat macam: jangka panjang, jangka pendek, one time event, dan #terserah. Wkwk. (Catatan: tagar ini tak bermaksud menunggang gelombang 'riding the wave', hanya kebetulan saja. Haha.)

  • Kelas jangka panjang: kelas ini berkelanjutan, bisa sampai bertahun-tahun, dan beberapa ada tingkatannya. Contoh kelas daring jangka panjang yang saya ikuti di antaranya Institut Ibu Profesional, kelas bahasa Arab di BISA, dan Kelas Literasi Ibu Profesional (KLIP). Karena jangka waktu panjang, kelas-kelas ini tentu secara rutin memberikan tugas kepada peserta yang harus diselesaikan. Dalam kelas KLIP, peserta dituntut menyetor tulisan minimal sepuluh setiap bulannya untuk bisa bergabung di grup WA.
  • Jangka pendek: kelas jenis ini hanya berlangsung satu atau dua minggu. Atau paling lama satu bulan. Contohnya kelas menulis nonfiksi dari penerbit Stiletto, creative writing oleh Mba Rijo (ini dari KLIP juga), dan 30DWC. Dalam kelas-kelas ini juga biasanya ada tugas, tapi relatif sederhana.
  • One time event: selain dua itu, ada juga kelas daring yang hanya satu kali atau one time event. Termasuk di dalamnya kulwap, atau kulzoom. Kelas daring dari Narabahasa yang pernah saya ikuti juga termasuk jenis ini. Di kelas jenis ini biasanya tidak ada tugas atau PR.

  • Terserah kita: nah, ada lho kelas daring yang tak berbatas waktu alias terserah kita. Kalau kita rajin maka bisa selesai dengan cepat. Kalau males-malesan atau moody (seperti saya) ya bisa ngga selesai-selesai. Haha. Contohnya kelas di Skill Academy.

Selain kelas-kelas daring yang kini menjamur, sebenarnya berbagai kelas daring sudah ada sejak lama. Beberapa situs penyedia kelas daring yaitu Coursera, dan Future Learn. Melalui situs ini ditawarkan kelas daring yang disediakan oleh kampus-kampus di luar negeri. Jika lulus, peserta bisa mendapat sertifikat, tapi ada biaya yang perlu dibayarkan.

Dengan adanya macam-macam kelas daring ini, kita tinggal pilih mau yang mana. Tentu sesuaikan dengan kebutuhan dan mungkin passion juga. Jadi, mana kelas daring favoritmu?

Share: