Tenggelam dan Terselamatkan

Rulis kompakan minggu ini temanya agak dark, near death experience. Membuat kami, para member Rumbel Menulis yang rajin dan pantang menyerah, membuka memori lama. Aha! Saya punya sebuah pengalaman yang masuk dengan tema ini. Ya, pengalaman kurang menyenangkan di kolam renang.

Ini kejadian ketika saya kecil, sekitar usia lima tahun. Saya, kakak saya, dan seorang teman, sedang berenang di kolam. Kolam tersebut ada bagian yang cetek, ada yang dalam. Nah, awalnya tentu saya hanya main-main di kolam cetek karena belum bisa berenang.


Saya tidak terlalu ingat detail yang terjadi. Yang saya ingat adalah saya yang panik berusaha mengambang dan menghirup udara bebas, tapi tidak bisa. Dan kaki saya pun tak bisa menjejak lantai kolam. 


Beruntung saat itu kakak saya yang baru berusia sekitar sembilan tahun dan berjiwa heroik sudah pandai berenang. Ia kemudian yang menyelamatkan dan membawa saya ke pinggir kolam. Saya menelan sejumlah air tentu saja.


Alhamdulillah, sejak saat itu saya tidak pernah tenggelam--sampai seperti itu--lagi. Saya juga tak lantas menjadi trauma karenanya. Dan di usia 12 tahun, saya sudah bisa berenang. Tapi kejadian tersebut tak saya lupakan. 


Comments

Post a Comment